Mungkin di bulan masih senja
Kau bilang, padaku ketika
dengan senyum aku menunjuk pada angkasa
pada bulan yang kekuningan jingga
Apa kau percaya ada kehidupan di sana?
Kau tanya, padaku ketika
kita sama-sama memandang bulan yang senja
abaikan lampu yang menelan bintang bercahaya
dan terhadap motor alay yang riuh
– kita juga abai
Aku tak tahu, apalagi
yakin, bahwa di sana
di bulan yang sedang senja
ada yang seperti kau bilang,
kehidupan dengan makhluk-makhluk
yang
di luar batas imaji kita
yang
juga sedang mereka-reka
apa di bumi juga
ada kehidupan seperti mereka?
Barangkali,
di sana
di bulan yang sedang senja
juga sedang ada
sepasang makhluk yang saling jatuh cinta
sedang berangkulan
menatap bumi kita
sambil bertanya
apa kau percaya ada kehidupan di sana?
Apa sebenarnya kita sedang saling menatap?
Pondok Kharisma, 24 September 2011
atas nama cinta
d.s.
Apa karena sisi bulan yang kita lihat selalu sama?
.